- Berita, Informasi, Slider, Uncategorized

Pelaku Menghalangi Jenazah Covid-19 di tahan di Polres Pasuruan Kota

Polresta Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, S.I.K, M.Si melakukan Konferensi Pers Ungkap Kasus tindak pidana dengan kekerasan memaksa dan melawan kepada seseorang pegawai negeri sipil melakukan pekerjaannya yang sah, atau melawan kepada orang yang waktu membantu pegawai negeri itu karena kewajibannya menurut Undang – undang atau karena Permintaan Pegawai Negeri itu yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu dan dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan Wabah Covid-19 dan setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan karantinaan Kesehatan. Senin (20/7) pukul 14.50 wib

Konferensi pers berlangsung di Joglo Parama Satwika Mapolres Pasuruan Kota. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, S.I.K, M.Si didampingi oleh Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto, S.H bersama Kasat Reskrim Iptu Rachmad Ridho Satriyo, S.I.K., dan Kanit Pidum Ipd Marwan, S.H.

Saat ini ada 4 orang yang ditahan di Polres Pasuruan Kota yang berinisial AMN, SHL, MSS, dan RH sebagaimana dimaksud melanggar Pasal 214 Ayat (1) KUHP dan pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Punyakit Menular dan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018.

Masing – masing diancam dipidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan masih ada 7 orang DPO belum melakukan pemeriksaan dan penangkapan (7 DPO salah satunya berperan membuka Peti Mayat) status mereka saat ini ODP.

“Kami sarankan kepada 7 orang DPO yang melarikan diri agar menyerahkan diri kami berusaha akan melakukan pemeriksaan secara intesif dimana 7 orang tersebut saat ini dalam status ODP” jelas Kapolres

dp